Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

  • account_circle Sudronesia
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 321
  • comment 0 komentar

Jawa Timur, GRESIK – Para pedagang kaki lima (PKL) di Gresik tepatnya di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik meminta agar pemerintah daerah tidak asal menggusur atau menertibkan lapak mereka, sebelum menyediakan lahan baru terlebih dahulu sebagai alternatif relokasi usaha mereka pasca penertiban.

Sejatinya para pedagang menolak dengan adanya rencana penertiban tersebut, mereka mengaku kebingungan karena tidak punya penghasilan lain untuk mencari nafkah jika lahan usaha yang sudah mereka tempati selama puluhan tahun harus digusur. Namun mereka tidak bisa berbuat banyak, karena usaha mereka saat ini menempati lahan milik PT Semen Indonesia.

“Kami hanya meminta keadilan, karena tempat usaha yang kami tempati juga dulunya kita bayar alias tidak gratis. Kalau sekarang ditertibkan ya harusnya pihak-pihak terkait menyiapkan lahan relokasi terlebih dulu, agar kita bisa tetap mencari nafkah,” kata Fidah Nafida (45), salah satu pedagang di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jum’at (15/7/2025).

Menurut Fidah, total ada 34 lapak pedagang di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang terancam digusur alias ditertibkan. Mereka menempati lahan dengan sistem kontrak sewa dan sudah berjalan sejak puluhan tahun.

Persoalan ini pun telah diadukan oleh para pedagang ke DPRD Gresik untuk meminta solusi relokasi. “Kami sudah datang dan menemui DPRD Gresik untuk mencari solusi, termasuk relokasi, biar ada jalan tengah dan kami tetap bisa mencari nafkah,” terangnya.

Sebagai informasi, rencana penertiban di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas ini muncul atas permintaan dua perusahaan plat merah (BUMN) yakni PT Petrokimia Gresik dan PT Semen Indonesia. Sosialisasi penertiban pun sudah berlangsung beberapa kali, bahkan para pedagang sudah diberikan Surat Peringatan (SP) untuk mengosongkan lahan mereka.

  • Penulis: Sudronesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gresik, Kota Para Wali dan Surga Kuliner Pesisir yang Menggugah Selera

    Gresik, Kota Para Wali dan Surga Kuliner Pesisir yang Menggugah Selera

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Sendowo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Gresik, sebuah kota yang mungkin lebih dikenal dengan julukan Kota Pudak dan Kota Industri, ternyata menyimpan harta karun kuliner yang kaya dan unik. Di balik hiruk pikuk pabrik dan syahdunya makam para wali, tersaji aneka hidangan yang tak hanya memanjakan lidah, tapi juga menceritakan sejarah perpaduan budaya Jawa, pesisir, dan sentuhan Arab serta Tionghoa. Kuliner […]

  • Dampak Psikologis Pasca Demonstrasi berujung ricuh di Kediri

    Dampak Psikologis Pasca Demonstrasi berujung ricuh di Kediri

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jawa Timur, Kediri – Aksi Demontsrasi pada hari Sabtu, (30/8/2025) yang kemudian berujung ricuh, dengan pengerusakan, pembakaran, serta penjarahan barang barang perabotan pada TKP demo tersebut. Akan berdampak pada kondisi psikologis masyarakat Kediri Raya.   Shinfani Rodhiyani, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Psikolog Klinis di RSUD Kabupaten Kediri (RSKK). Menjelasakan tentang masalah yang kemudian dihadapi masyarakat. […]

  • Baznas Gresik Target Tingkatkan Pengelolaan ZIS Tahun 2026

    Baznas Gresik Target Tingkatkan Pengelolaan ZIS Tahun 2026

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Sudro
    • visibility 94
    • 0Komentar

    GRESIK, Jawa Timur – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Gresik, pada hari rabu 26 November 2025 Kegiatan ini menghimpun perwakilan dari UPZ OPD, Kecamatan, Puskesmas, SMPN, dan Korwil Dinas Pendidikan dengan tujuan utama meningkatkan sinergi dalam pengelolaan zakat yang aman, maju, dan berkelanjutan. Rakor […]

  • Dicopot Predisent dari Menteri Koperasi. Budi Ari setiadi akan terima 2 Tunjangan Sekaligus.

    Dicopot Predisent dari Menteri Koperasi. Budi Ari setiadi akan terima 2 Tunjangan Sekaligus.

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sudronesia – Budi Arie Setiadi kini tak lagi menjabat sebagai Menteri Koperasi (Menkop) setelah Presiden Prabowo Subianto mencopotnya pada 7/9/2025 dan melantik Ferry Juliantono sebagai Menkop baru pada Senin (8/9) Budi Arie pun menyerahkan jabatannya ke Ferry melalui serah terima jabatan (sertijab) di kantornya. Terkait pergantian tersebut, Budi Arie mengaku tak terkejut. Ia mendapat kabar […]

  • Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Sudronesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sudronesia – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh presiden prabowo menuai kritik tajam dari koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa timur. Hal itu disampaikan setelah BEM Nusantara Jatim melakukan kajian dalam beberapa pertemuan dan mengambil sampling turun ke daerah titik-titik lokasi realisasi Program Makan Begizi Gratis. Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur, Muhammad Zainnur […]

  • Bukan Raffi Ahmat, Taufiq Hidayat, Moreno atau Putri Komarudin. Pasca Mundur dari DPR RI, Rahayu Saraswati Berpotensi isi Jabatan Kemenpora

    Bukan Raffi Ahmat, Taufiq Hidayat, Moreno atau Putri Komarudin. Pasca Mundur dari DPR RI, Rahayu Saraswati Berpotensi isi Jabatan Kemenpora

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sudronesia – Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, meminta maaf usai mundur dari Anggota DPR RI. “Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup,” kata Rahayu dalam keterangan video yang diunggah di akun Instagram resminya, @rahayusaraswati, Rabu […]

expand_less