Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » Dicopot Predisent dari Menteri Koperasi. Budi Ari setiadi akan terima 2 Tunjangan Sekaligus.

Dicopot Predisent dari Menteri Koperasi. Budi Ari setiadi akan terima 2 Tunjangan Sekaligus.

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Sudronesia – Budi Arie Setiadi kini tak lagi menjabat sebagai Menteri Koperasi (Menkop) setelah Presiden Prabowo Subianto mencopotnya pada 7/9/2025 dan melantik Ferry Juliantono sebagai Menkop baru pada Senin (8/9) Budi Arie pun menyerahkan jabatannya ke Ferry melalui serah terima jabatan (sertijab) di kantornya.

Terkait pergantian tersebut, Budi Arie mengaku tak terkejut. Ia mendapat kabar mengenai pergantian tersebut usai rapat kerja bersama dengan Komisi VI DPR pada Senin (8/9) lalu.

“Ya nggak ada yang perlu kaget, biasa aja. Jam setengah 3 saya dikasih tahu, abis raker (rapat kerja),” kata Budi Arie usai acara Serah Terima Jabatan di kantor Kemenkop, Selasa (9/9/2025).

Saat serah terima jabatan dengan menteri koperasi yang baru Ferry Juliantono Ia pun menyampaikan terima kasih dan permintaan maaf kepada pegawai Kemenkop saat menjabat sebagai Menteri Koperasi ada kebijakan dan sikap yang kurang berkenan. Budi Arie pun menyebut bahwa ia manusia biasa yang tak luput dari kekurangan.

“Saya juga memohon maaf yang tulus apabila selama saya menjabat-jabat kekhilafan, sikap, maupun kebijakan tidak sempurna dalam koordinasi, komunikasi sehari-hari, serta hal-hal yang mungkin jadi beban tambahan bagi rekan-rekan sekalian. Saya manusia biasa yang tentu tidak luput dari kekurangan. Semoga semua itu dapat dimaafkan dan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua,” jelasnya.

Menteri merupakan salah satu pejabat negara yang bertugas membantu presiden dalam menjalankan pemerintahan. Di Indonesia, setiap pergantian kepemimpinan menteri baru dilantik oleh presiden terpilih untuk setiap 5 tahun dalam rangka membantu perjalanan kepemimpinan dimasa jabatannya. Namun tidak menutup kemungkinan presiden juga melakukan reshuffle. Lantas, apakah menteri dapat pensiunan meski hanya menjabat sebentar?

Sebagai pejabat negara, menteri memiliki aturan khusus terkait pensiun yang berbeda dengan pegawai negeri sipil pada umumnya. Lantas, seperti apa aturan pensiun bagi para mantan menteri? Berapa besaran pensiun yang mereka terima? Mari simak pembahasan selengkapnya berikut ini!

Dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 1980, menteri berhak untuk mendapatkan uang pensiun. Hal ini diatur di dalam Pasal 10 dan 11, berikut bunyinya:

Pasal 10

Menteri Negara yang berhenti dengan hormat dari jabatannya berhak memperoleh pensiun.

Pasal 11

(1) Pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ditetapkan berdasarkan lamanya masa jabatan.

(2) Besarnya pensiun pokok sebulan adalah 1% (satu persen) dari dasar pensiun untuk tiap-tiap satu bulan masa jabatan dengan ketentuan bahwa besarnya pensiun pokok sekurang-kurangnya 6% (enam persen) dan sebanyak-banyaknya 75% (tujuh puluh lima persen) dari dasar pensiun.

(3) Menteri Negara yang berhenti dengan hormat dari jabatannya karena oleh Team Penguji Kesehatan dinyatakan tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan Negara karena keadaan jasmani atau rohani yang disebabkan karena dinas, berhak menerima pensiun tertinggi sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari dasar pensiun.

Tidak Hanya Pensiunan, Ada Juga THT

Dilansir laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), menteri juga mendapatkan tunjangan hari tua (THT) di samping uang pensiun. THT adalah uang yang diberikan kepada mantan pejabat negara sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka setelah mereka selesai menjabat.

THT merupakan pengembalian iuran dari gaji pokok yang sudah dibayarkan selama masa jabatan. THT diberikan sekali saja, pada saat pejabat tersebut mengakhiri masa jabatannya.

 

 

 

 

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga pemain liga indonesia Perkuat Timnas Lebanon lawan Timnas Garuda pada FIFA Match Day

    Tiga pemain liga indonesia Perkuat Timnas Lebanon lawan Timnas Garuda pada FIFA Match Day

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sudronesia, Sepakbola – Laga Timnas Indonesia vs Lebanon akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (8/9/2025) pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini menjadi persiapan terakhir Skuad Asuhan Patric Kluivert jelang tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Lebanon di atas kertas unggul peringkat atas Timnas Indonesia. Terlebih mereka saat ini menempati posisi […]

  • Bahas Endapan Dana di BI, Mukhamad Misbakhun langsung tutup rapat.

    Bahas Endapan Dana di BI, Mukhamad Misbakhun langsung tutup rapat.

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sudronesia – Rapat kerja Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa dengan Komisi XI DPR RI sedang menjadi sorotan. Publik yang penasaran dengan kinerja Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat memicu kontroversi akibat statement-statemen yang dikeluarkan di hari pertamanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Publik juga cukup terkejut dengan peristiwa yang terjadi dalam rapat […]

  • Satu bulan dilantik. Avicenna tunggu langkah kongkrit Komisi Irigasi

    Satu bulan dilantik. Avicenna tunggu langkah kongkrit Komisi Irigasi

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sudronesia – Pemerintah Kabupaten Gresik sudah resmi membentuk Komisi Irigasi periode 2024-2027. Pada Bulan september yang lalu Bupati gresik H. Fandi Ahmad Yani resmi mengukuhkan Komisi Irigasi kabupaten Gresik, Kegiatan pengukuhan dibarengi sekaligus Sidang Pleno pertama Komisi Irigasi yang dipimpin oleh ketua komisi irigasi Edy Hadisiswoyo. Dalam momentum pengukuhan Bupati gresik berpesan kepada komisi irigasi […]

  • Terpaut 4 negara peringkat FIFA dengan Lebanon. Timnas garuda berpotensi turun jika Kalah Lawan Lebanon

    Terpaut 4 negara peringkat FIFA dengan Lebanon. Timnas garuda berpotensi turun jika Kalah Lawan Lebanon

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sudronesia, Sepakbola – Laga FIFA Matchday pekan kedua timnas Indonesia akan menjamu timnas lebanon pada 8/9/2025 senin besok. Setelah sebelumnya mengalahkan taiwan dalam FIFA Matchday pertama dengan skor 6-0. Meski menang telak atas taiwan, timnas indonesia hanya mampu mengumpulkan poin yang sangat tipis dengan naik satu tingkat ke 117 pada peringkat FIFA. TIMNAS Kini timnas […]

  • Gresik, Kota Para Wali dan Surga Kuliner Pesisir yang Menggugah Selera

    Gresik, Kota Para Wali dan Surga Kuliner Pesisir yang Menggugah Selera

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Sendowo
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Gresik, sebuah kota yang mungkin lebih dikenal dengan julukan Kota Pudak dan Kota Industri, ternyata menyimpan harta karun kuliner yang kaya dan unik. Di balik hiruk pikuk pabrik dan syahdunya makam para wali, tersaji aneka hidangan yang tak hanya memanjakan lidah, tapi juga menceritakan sejarah perpaduan budaya Jawa, pesisir, dan sentuhan Arab serta Tionghoa. Kuliner […]

  • Tidak Kunjung ditahan. KPK tidak memiliki keberanian dalam menangkap 21 tersangka Hibah Jatim

    Tidak Kunjung ditahan. KPK tidak memiliki keberanian dalam menangkap 21 tersangka Hibah Jatim

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sudronesia – Sudah satu tahun lebih Komisi Pemberantasan Korupsi KPK RI menetapkan 21 tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Jawa Timur (Jatim) 2019-2022. Namun hingga kini 21 tersangka tersebut belum juga ditahan. KPK sudah pernah mengeluarkan surat keputusan nomor 965 tahun 2024 tentang larangan bepergian ke luar negeri […]

expand_less