Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » Wasekjen PB. PMII desak KPK segera tetapkan tersangka kasus kuota haji

Wasekjen PB. PMII desak KPK segera tetapkan tersangka kasus kuota haji

  • account_circle
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

Sudronesia – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Bidang Keagamaan dan Hubungan Umat Beragama, menanggapi dinamika penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

PB PMII menyatakan sikap resmi terkait perkembangan penyidikan dugaan korupsi kuota haji yang saat ini sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Fuad Muhammad yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Infonesia (Wasekjend PB PMII), Proses penyidikan yang belum juga menetapkan tersangka dan menyeret nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengenai aliran dana tersebut. Hal ini menimbulkan keresahan di internal Nahdliyin dan Marwah NU.

“Kita berharap bahwa pemberantasan korupsi harus ditegakkan dengan penuh keberanian, transparansi, dan profesionalitas. Karna Korupsi ini merupakan tindakan kejahatan besar yang merusak sendi bangsa, keresahan dan kekhawatiran kita pada kasus ini ada pada marwah NU sebagai institusi keagamaan yang justru dikorbankan oleh narasi yang belum jelas ujungnya,” demikian terang Wasekjend PB PMII Bidang Agama, Fuad Muhammad.

PB PMII menegaskan, isu yang berkembang mengenai dugaan aliran dana ke PBNU berpotensi menimbulkan stigma dan kesan negatif terhadap lembaga keagamaan terbesar di Indonesia tersebut. Padahal, NU selama ini dikenal sebagai pilar persatuan nasional sekaligus benteng moral bangsa.

“Marwah NU bukan sekadar nama, melainkan simbol kepercayaan umat. Membiarkan nama NU dipermainkan sama saja dengan melemahkan akar peradaban keagamaan dan kebangsaan kita. Sebagai Generasi Muda Nahdliyin, besar kita untuk KPK tidak kemudian menjadikan NU sebagai kambing hitam, karena dampaknya akan merugikan ketenangan batin jutaan warga Nahdliyin,” lanjut pernyataan itu.

Desakan agar KPK segera bersikap tegas sejatinya sudah tersampaikan dari internal NU.

Pasalnya, A’wan PBNU, KH Abdul Muhaimin, secara tegas mengingatkan KPK untuk tidak mempermainkan waktu. “Segera umumkan tersangkanya supaya tidak ada kesan KPK memainkan tempo yang membuat resah internal NU,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (13/9).

PB PMII menyebut pernyataan tersebut sejalan dengan keresahan yang dirasakan kader muda NU di berbagai daerah. Ketidakjelasan proses hukum dinilai hanya akan memperkuat spekulasi liar dan membuka ruang tafsir yang merugikan NU.

“Kami menegaskan posisi PB PMII tidak untuk mengintervensi proses hukum, tetapi untuk memastikan keadilan dijalankan dengan benar. Penegakan hukum yang akuntabel justru akan memperkuat kepercayaan publik kepada KPK. Sebaliknya, proses yang penuh ketidakpastian dan spekulasi bisa melemahkan legitimasi lembaga itu sendiri,” lanjut Wasekjend PB PMII.

PB PMII juga mengingatkan bahwa dampak sosial dari kasus ini tidak boleh diabaikan. Karna NU, bagian terbesar dari umat Islam di Indonesia, harapan besar agar NU tetap berdiri tegak sebagai lembaga yang bersih dan terhormat. Oleh sebab itu, setiap narasi yang mengaitkan NU dengan kasus korupsi harus direspons dengan kehati-hatian dan disertai bukti hukum yang jelas.

“Pada akhirnya, kami percaya hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Tetapi kami juga percaya, keadilan tidak boleh ditegakkan dengan cara mengorbankan reputasi dan kehormatan sebuah institusi keagamaan yang telah lama menjadi penopang kehidupan berbangsa. Itu sebabnya, kami mendesak KPK segera mempercepat proses hukum, menetapkan tersangka, dan menjelaskan secara terbuka kepada publik agar keresahan ini tidak terus berlarut,” tutup pernyataan Wasekjend PB PMII.

Fuad Muhammad atau yang akrab di panggil Gus Dul selaku Wasekjend PB PMII Juga menghimbau “PB PMII mengajak semua pihak, khususnya KPK dan media, untuk lebih berhati-hati dalam membangun narasi publik dan menghentikan framing negatif kepada NU. Mengaitkan Nahdlatul Ulama secara kelembagaan dengan isu dugaan korupsi tanpa dasar yang jelas hanya akan melukai hati jutaan warga Nahdliyin yang selama ini menaruh kepercayaan penuh pada NU. Adalun jika ada oknum yang terlibat, proses hukum harus dipastikan berjalan adil secara personal, tanpa harus menyeret marwah institusi. Menjaga nama baik NU berarti juga merawat persatuan bangsa.”

Sebagai penutup, PB PMII akan menjadi barisan terdepan dalam mengawal penegakan hukum yang transparan dan adil, dan KPK tidak menyeret NU secara lembaga ke dalam pusaran stigma yang belum terbukti. Bagi kami, warga Nahdliyin yang selalu percaya pada nilai kejujuran dan integritas.

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sembilan Dapur MBG di Gresik Stop Operasi. Gresik Utara Terbanyak

    Sembilan Dapur MBG di Gresik Stop Operasi. Gresik Utara Terbanyak

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Khudaifi Al Muhibbih
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sudronesia – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan suspend atau memberhentikan sementara sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, imbas dari memberikan kelapa utuh dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menilai keputusan pengelola SPPG untuk tetap memberikan menu kelapa utuh […]

  • Langka Antisipasi Polres Kediri Kota Mulai berlakukan jam Malam.

    Langka Antisipasi Polres Kediri Kota Mulai berlakukan jam Malam.

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jawa Timur – Kediri – Polres kediri Kota berlakukan jam malam bagi anak sekolah, langkah tersebut dilakukan pasca aksi anarkis yang terjadi di Kota Kediri pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Pemberlakuan jam malam bagi anak sekolah di kota kediri ini mulai pukul 21.00 wib. “Anak atau siswa yang masih berkeliaran tanpa alasan yang jelas serta […]

  • Bukan Raffi Ahmat, Taufiq Hidayat, Moreno atau Putri Komarudin. Pasca Mundur dari DPR RI, Rahayu Saraswati Berpotensi isi Jabatan Kemenpora

    Bukan Raffi Ahmat, Taufiq Hidayat, Moreno atau Putri Komarudin. Pasca Mundur dari DPR RI, Rahayu Saraswati Berpotensi isi Jabatan Kemenpora

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sudronesia – Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, meminta maaf usai mundur dari Anggota DPR RI. “Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup,” kata Rahayu dalam keterangan video yang diunggah di akun Instagram resminya, @rahayusaraswati, Rabu […]

  • Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

    Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Sudronesia
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jawa Timur, GRESIK – Para pedagang kaki lima (PKL) di Gresik tepatnya di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik meminta agar pemerintah daerah tidak asal menggusur atau menertibkan lapak mereka, sebelum menyediakan lahan baru terlebih dahulu sebagai alternatif relokasi usaha mereka pasca penertiban. Sejatinya para pedagang menolak dengan adanya rencana penertiban tersebut, mereka mengaku […]

  • Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) menerpa perusahaan rokok asal Kediri, PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Ini setelah sebuah video pendek viral di media sosial terkait kabar PHK masal yang terjadi di Gudang Garam. Dalam video viral tersebut, terlihat suasana haru perpisahan pekerja yang terdampak PHK. Mereka saling berjabat tangan, berpamitan dan berpelukan. Video itu mengundang […]

  • Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sudronesia, Nasional – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli menyoroti langkah Kejaksaan Agung yang gercep menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Menurut Gun Romli, sikap tegas kejaksaan justru bertolak belakang dengan penanganan kasus pencemaran nama baik yang menjerat relawan Jokowi, Silfester Matutina. […]

expand_less