Satu bulan dilantik. Avicenna tunggu langkah kongkrit Komisi Irigasi
- account_circle
- calendar_month Kam, 2 Okt 2025
- visibility 143
- comment 0 komentar

Potret Pembangunan irigasi pertanian di salah satu desa di kabupatrn gresik.
Sudronesia – Pemerintah Kabupaten Gresik sudah resmi membentuk Komisi Irigasi periode 2024-2027. Pada Bulan september yang lalu Bupati gresik H. Fandi Ahmad Yani resmi mengukuhkan Komisi Irigasi kabupaten Gresik, Kegiatan pengukuhan dibarengi sekaligus Sidang Pleno pertama Komisi Irigasi yang dipimpin oleh ketua komisi irigasi Edy Hadisiswoyo.
Dalam momentum pengukuhan Bupati gresik berpesan kepada komisi irigasi kabupaten gresik untuk saling memberikan penguatan dan kolaborasi di lintas sektor dalam pengelolaan irigasi guna mengangkat pertanian di kabupaten gresik.
“Saya harap bapak ibu semua kompak dan terus berkolaborasi yang terintegrasi. Kekompakan ini selaras dengan prioritas Presiden Prabowo yang saat ini memberi perhatian besar pada sektor pertanian,” ucap H. Fandi Ahmad yani pada pelantikan 11 september 2025.
Pasca satu bulan dilantik dan melakukan sidang pleno perencanaan program kedepan. Ketua Lembaga Kebijakan public Avicenna menanti langka kongkrit dari komisi irigasi kabupaten gresik.
Ketua Avicenna mengatakan masuknya musim penghujan ketika irigasi tidak ditata juga akan berdampak buruk terhadap sektor pertanian seperti gagal panen karena banjir, serta avicenna juga temukan data Petani yang masih membeli air untuk mengairi lahan pertanian nya dikabupaten gresik.
Sebagai informasi, Komisi Irigasi periode 2024–2027 yang dilantik berjumlah 33 orang anggota. Jumlah ini terdiri atas 15 orang dari unsur pemerintah, 15 orang dari unsur non-pemerintah, serta 3 orang akademisi. Komposisi ini diharapkan mencerminkan kolaborasi yang seimbang antara kebijakan, praktik lapangan, dan kajian ilmiah.
Ketua Komisi Irigasi Kabupaten Gresik pada saat dilantik, Edy Hadisiswoyo, mengatakan komitmennya untuk menjadikan forum komisi irigasi sebagai ruang komunikasi yang produktif.
“Komisi Irigasi akan bekerja maksimal untuk memastikan pengelolaan air yang adil, efisien, dan berkelanjutan. Harapan kami, hasil sidang ini dapat menjadi pijakan penting dalam meningkatkan layanan irigasi sekaligus memperkuat sinergi antar instansi,” ujar ketua Komisi Irigasi.
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar