Breaking News
light_mode
Beranda » OPINI » si Batik Dibalik Pertemuan Ulama Besar “Simbol NU Bersatu, Indonesia Maju”

si Batik Dibalik Pertemuan Ulama Besar “Simbol NU Bersatu, Indonesia Maju”

  • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Sudronesia – Siapa sangka, di balik langkah tenang dua tokoh penting Nahdlatul Ulama—Gus Yahya Cholil Staquf dan KH. Miftachul Akhyar—terselip sosok muda yang mencuri perhatian. Publik mungkin fokus pada momen bertemunya dua pucuk pimpinan PBNU ini, namun ada satu figur berbatik yang berjalan di samping mereka, ikut mengawal suasana penuh kehangatan itu. Pertanyaannya: siapa sebenarnya “Si Batik” yang tiba-tiba jadi perbincangan?

Pertemuan itu terjadi di sebuah bandara besar, ketika rombongan ulama tiba untuk menghadiri agenda strategis NU. Gus Yahya dan KH. Miftachul Akhyar tampak akrab, berjalan berdampingan dalam balutan pakaian khas pesantren. Namun di sisi kiri mereka, seorang pria berbatik tampil mencolok—bukan hanya karena pakaiannya, tetapi juga karena posisi dan wibawanya seolah bukan orang sembarangan. Dia adalah Aqib Ardiansyah, M.Si., politisi muda dari PAN yang belakangan disebut-sebut dekat dengan para tokoh NU.

Menurut sumber internal yang ikut dalam rombongan, kehadiran Aqib bukan sekadar menemani. “Mas Aqib itu jembatan komunikasi. Dia anak muda yang luwes, bisa masuk ke dunia politik tapi tetap hormat kepada para kiai,” ujar seorang pengurus NU yang meminta namanya tak disebut. “Tidak banyak orang tahu, tapi dia salah satu yang mendorong suasana cair antara para tokoh besar itu.”

Momen keakraban tersebut menjadi sorotan karena dianggap sebagai simbol menguatnya soliditas PBNU. Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, keharmonisan antara Gus Yahya dan KH. Miftachul Akhyar dipandang sebagai penanda stabilitas jam’iyyah terbesar di Indonesia. Dan kehadiran Aqib Ardiansyah menambah warna baru: generasi muda yang bergerak senyap namun berdampak.

Aqib sendiri disebut-sebut sebagai politisi muda yang mulai naik daun di tubuh PAN. Latar belakang akademisnya yang kuat dan jejaringnya di kalangan santri membuatnya punya posisi unik. “Indonesia butuh anak muda yang bisa menjaga hubungan antara ulama dan negara. Mas Aqib salah satunya,” kata seorang analis politik lokal.

Tak heran jika foto itu viral—ulama besar, simbol kebesaran NU, dan di tengahnya seorang anak muda berbatik yang seperti mengawal masa depan. NU bersatu, politik adem, dan Indonesia mendapat harapan baru dari generasi yang bergerak tanpa banyak kata.

Berbaju Batik warna Coklat dia adalah Aqib Ardiansyah Politisi Senayan dapil Jateng VII

Pertemuan itu mungkin terlihat sederhana, hanya beberapa orang berjalan di koridor bandara. Namun bagi banyak orang, momen tersebut adalah gambaran lengkap: tradisi bertemu modernitas, ulama berdampingan dengan politisi muda, dan satu pesan kuat—NU bersatu, Indonesia maju.

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciptakan Generasi Melek Digital. SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Gandeng Disnaker.

    Ciptakan Generasi Melek Digital. SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Gandeng Disnaker.

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sudronesia – SMK Mamba’ul Ihsan di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Melalui kolaborasi langsung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik Pada Senin 25 Mei 2026 bertempat di ruang kelas SMK Mamba’ul Ihsan sekolah kejuruan ini memberikan pelatihan akses langsung Gresikerja agar selaras dengan […]

  • Langka Antisipasi Polres Kediri Kota Mulai berlakukan jam Malam.

    Langka Antisipasi Polres Kediri Kota Mulai berlakukan jam Malam.

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jawa Timur – Kediri – Polres kediri Kota berlakukan jam malam bagi anak sekolah, langkah tersebut dilakukan pasca aksi anarkis yang terjadi di Kota Kediri pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Pemberlakuan jam malam bagi anak sekolah di kota kediri ini mulai pukul 21.00 wib. “Anak atau siswa yang masih berkeliaran tanpa alasan yang jelas serta […]

  • Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sudronesia – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh presiden prabowo menuai kritik tajam dari koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa timur. Hal itu disampaikan setelah BEM Nusantara Jatim melakukan kajian dalam beberapa pertemuan dan mengambil sampling turun ke daerah titik-titik lokasi realisasi Program Makan Begizi Gratis. Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur, Muhammad Zainnur […]

  • Erick Thohir mintak masyarakat sabar soal Proses Naturalisasi Adrian Wibowo

    Erick Thohir mintak masyarakat sabar soal Proses Naturalisasi Adrian Wibowo

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sudronesia, Sepakbola – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membeberkan perkembangan potensi pemain berdarah surabaya yang bermain di Los Angeles FC, Adrian Wibowo, membela Timnas Indonesia. Pemain berusia 19 tahun ini  telah tiba di Surabaya dan bertemu langsung dengan pelatih Patrick Kluivert. Momen kedatangan Adrian Wibowo terlihat dalam unggahan resmi akun Instagram Timnas Indonesia pada Jumat […]

  • Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sudronesia, Nasional – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli menyoroti langkah Kejaksaan Agung yang gercep menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Menurut Gun Romli, sikap tegas kejaksaan justru bertolak belakang dengan penanganan kasus pencemaran nama baik yang menjerat relawan Jokowi, Silfester Matutina. […]

  • Didepan para pelaku UMKM Gresik. Anggota DPR RI Dapil Lamongan-Gresik Sampaikan Pentingnya Pendidikan 4 Pilar.

    Didepan para pelaku UMKM Gresik. Anggota DPR RI Dapil Lamongan-Gresik Sampaikan Pentingnya Pendidikan 4 Pilar.

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sudronesia – Anggota DPR/MPR RI Khilmi dapil X Jatim (Gresik-Lamongan) memberikan pembekalan bagi para pelaku UMKM Gresik. Hal itu diungkapkan saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Resto Dlagon. pada Selasa pagi, 09 Desember 2025 pukul 09.00- Selesai. Dalam paparanya, Khilmi menyampaikan pembekalan bagi para pelaku UMKM Gresik harus berbekal dengan fondasi kebangsaan yang kuat, menjaga […]

expand_less