Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan Pertanyakan Keberadaan Komisi Irigasi Gresik
- account_circle
- calendar_month Jum, 3 Okt 2025
- visibility 203
- comment 0 komentar

Sudronesia – Komisi irigasi kabupaten gresik sudah resmi dibentuk pada 11 september bulan lalu. Dipimpin Edy Hadiswoyo yang sekaligus menjabat sebagai ketua dewan pengawas Bank Gresik.
Dalam pelantikan Komisi irigasi Edy Hadiswoyo menekankan tentang pengelolaan air yang adil, efisien serta berkelanjutan, disisi lain bupati gresik fandi ahmad yani memberikan pesan penting kepada para jajaran komisi irigasi untuk menjalin kolaborasi dalam setiap lini.
Sudah hampir satu bulan pasca dikukuhkan komisi irigasi kabupaten gresik tidak terlihat wujud langka kerjanya meski sudah menyusun program dalam pleno pertama saat pengukuhan, hal itu menuai pertanyaan tajam dari lembaga pusat demokrasi dan kemanusiaan kabupaten gresik (PUDAK).
Koordinator PUDAK “ismail” mempertanyaan perihal anggaran Komisi irigasi, tugas dan wewenang serta tempat pengaduan ketika petani memiliki keluhan terkait irigasi.
“Masyarakat perlu tau tugas dan wewenang komisi irigasi kabupaten gresik, serta pola anggaran dari komisi irigasi ini jangan hanya dilantik dan sebatas ceremonial semata” ujar ismail koordinator PUDAK.
Disisi lain PUDAK Juga berharap Komdir nantinya menjadi wadah pengaduan para petani baik perihal irigasi, musim panen dan juga masa tanam.
Diketahui ketahanan pangan memang menjadi program prioritas dari pemerintah pusat meski demikian skala prioritas terhadap ketahanan pangan menunjukan banyak nya permasalahan terhadap lini tersebut.
- Penulis:

Saat ini belum ada komentar