Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Tuntutan 17+8 Terus Menggemah di berbagai media sosial

Tuntutan 17+8 Terus Menggemah di berbagai media sosial

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Nasional – Unggahan bertuliskan ’17+8 Tuntutan Rakyat’ ramai diserukan warganet melalui media sosial. Lantas, apa arti ’17+8 Tuntutan Rakyat’ itu?

Tuntutan tersebut muncul setelah serangkaian aksi demonstrasi di berbagai daerah sejak akhir agustus sampai awal september. Salah satu tuntutan massa aksi adalah memprotes kenaikan tunjangan DPR di tengah kenaikan pajak, efisiensi, dan isu-isu lainnya.

Massa juga menuntut pembubaran DPR. Keadaan diperparah dengan pernyataan beberapa Wakil Rakyat yang berada di DPR RI periode 2019-2024, diantaranya Ahmad Sahroni Politisi Partai Nasdem, Nava Urba Politisi Partai Nasdem, Uya Kuya Politisi Partai Amanat Nasioanal dan Eko Patrio politisi Partai Amanat Nasional dan masih banyak lagi. Ahmad Sahroni dalam wawancara menyebut bahwa pendemo yang menyuarakan pembubaran DPR sebagai ‘orang paling bodoh di dunia’.

Demonstrasi juga mengakibatkan Affan Kurniawan meregang nyawa. Pengemudi ojek online (ojol) itu tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat sedang bekerja di area demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025 malam.

Semenjak itu, gelombang demonstrasi semakin meluas hingga ke daerah-daerah. Belakangan, warganet menggemakan 17+8 Tuntutan Rakyat melalui medsos. Simak makna hingga isi lengkap 17+8 Tuntutan Rakyat berikut ini.

Makna 17+8 Tuntutan Rakyat

Tuntutan ini bertuliskan ’17+8 Tuntutan Rakyat: Transparansi, Reformasi, Empat’. Angka 17+8 melambangkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 bulan 8 atau Agustus.

Tuntutan itu muncul setelah diskusi online yang dilakukan beberapa pemengaruh seperti Jerome Polin, Cheryl Marcella, Salsa Erwina Hutagalung, Andovi Dalopez, Abigail Limuria, Fathia Izzati Malaka, dan Andhyta F Utami.

Mereka merangkum tuntutan dari berbagai organisasi dan suara rakyat yang kemudian menghasilkan “17+8 Tuntutan Rakyat”. Tuntutan ini berasal dari berbagai organisasi seperti YLBHI yang menghimpun aspirasi dari 211 organisasi masyarakat sipil, siaran pers Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), pernyataan sikap Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan UI, dan Center for Environmental Law & Climate Justice Universitas Indonesia.

Selain dari organisasi, mereka juga memasukkan tuntutan demo buruh pada 28 Agustus 2025 dan 12 tuntutan rakyat menuju reformasi Transparansi & Keadilan oleh Reformasi Indonesia di Change.org.

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Endapan Dana di BI, Mukhamad Misbakhun langsung tutup rapat.

    Bahas Endapan Dana di BI, Mukhamad Misbakhun langsung tutup rapat.

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sudronesia – Rapat kerja Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa dengan Komisi XI DPR RI sedang menjadi sorotan. Publik yang penasaran dengan kinerja Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat memicu kontroversi akibat statement-statemen yang dikeluarkan di hari pertamanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Publik juga cukup terkejut dengan peristiwa yang terjadi dalam rapat […]

  • Dugaan Tambang Ilegal, Berkedok Perdagangan Skala Besar

    Dugaan Tambang Ilegal, Berkedok Perdagangan Skala Besar

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sudronesia – Dinamika penertiban tambang liar di Gresik sudah menjadi rahasia umum bersama, hal tersebut menjadi Potret kekacauan Pemerintah Daerah baik pemerintah kabupaten dan juga provinsi dalam penertiban izin Tambang. Salah satu Kelompok Pelaku Tambang Ilegal Galian C di gresik tepatnya diDesa Banyutengah Kecamatan Panceng Gresik yang kemudian mengatas namakan secara Badan Hukum PT. Raja […]

  • Langka Antisipasi Polres Kediri Kota Mulai berlakukan jam Malam.

    Langka Antisipasi Polres Kediri Kota Mulai berlakukan jam Malam.

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jawa Timur – Kediri – Polres kediri Kota berlakukan jam malam bagi anak sekolah, langkah tersebut dilakukan pasca aksi anarkis yang terjadi di Kota Kediri pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Pemberlakuan jam malam bagi anak sekolah di kota kediri ini mulai pukul 21.00 wib. “Anak atau siswa yang masih berkeliaran tanpa alasan yang jelas serta […]

  • Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Sudronesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sudronesia – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh presiden prabowo menuai kritik tajam dari koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa timur. Hal itu disampaikan setelah BEM Nusantara Jatim melakukan kajian dalam beberapa pertemuan dan mengambil sampling turun ke daerah titik-titik lokasi realisasi Program Makan Begizi Gratis. Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur, Muhammad Zainnur […]

  • Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan Pertanyakan Keberadaan Komisi Irigasi Gresik

    Pusat Demokrasi dan Kemanusiaan Pertanyakan Keberadaan Komisi Irigasi Gresik

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sudronesia – Komisi irigasi kabupaten gresik sudah resmi dibentuk pada 11 september bulan lalu. Dipimpin Edy Hadiswoyo yang sekaligus menjabat sebagai ketua dewan pengawas Bank Gresik. Dalam pelantikan Komisi irigasi Edy Hadiswoyo menekankan tentang pengelolaan air yang adil, efisien serta berkelanjutan, disisi lain bupati gresik fandi ahmad yani memberikan pesan penting kepada para jajaran komisi […]

  • Didepan Petani. Khilmi sampaikan pentingnya pemerintah dalam mengambil kebijakan

    Didepan Petani. Khilmi sampaikan pentingnya pemerintah dalam mengambil kebijakan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sudronesia – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Khilmi gencar melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI kepada masyarakat sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota DPR RI sekaligus MPR RI. Didepan para petani Kabupaten gresik dan lamongan. khilmi menyampaikan bagaimana Sistem pemerintahan adalah cara struktural di mana keputusan-keputusan politik dibuat, diimplementasikan, dan diatur oleh […]

expand_less