Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » KPK dalami pembagian uang dari pungutan pengurusan sertifikasi K3 kemenaker.

KPK dalami pembagian uang dari pungutan pengurusan sertifikasi K3 kemenaker.

  • account_circle
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Sudronesia – Kasus Gratifikasi pemgurusan sertifikat K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja yang diduga dilakukan di kementrian tenaga kerja kembali mencuat pasca KPK melakukan operasi tangkap tangan kepada beberapa nama termasuk wakil menteri Imanuel ebenezer.

 

Temuan baru mencuat terkait kasus pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang melibatkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan KPK mengaku mendapatkan setoran lain.

 

“Nah, memang secara garis besar sudah ada informasi dari yang bersangkutan bahwa memang ada (penerimaan) dari yang lain,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, kepada wartawan, Selasa (9/9/2025).

 

Asep menyebut pada awalnya yang diketahui diterima Noel adalah uang Rp 3 miliar untuk merenovasi rumah. Selain itu, ada 1 motor merek Ducati yang diterima Noel.

 

“Nah, itu sedang kita telusuri (dugaan penerimaan lain). Kenapa? Karena awalnya kalau yang terkait dengan sertifikasi K3 itu ada uang Rp 3 miliar dengan 1 motor. Kan itu ya, Ducati,” sebutnya.

 

Asep mengatakan penerimaan lain yang didapat Noel saat ini tengah didalami. Untuk itu, Noel juga dikenai Pasal 12B UU Tipikor tentang gratifikasi.

 

“Maka kami, selain menggunakan Pasal 12e (pasal pemerasan), kami juga menggunakan Pasal 12B, gratifikasi, untuk menjaring penerimaan-penerimaan lain,” jelasnya.

 

Dalam kasus ini, Noel diduga menerima jatah pemerasan Rp 3 miliar saat aktif menjadi Wamenaker. Selain duit Rp 3 miliar, Noel diduga mendapatkan satu motor Ducati.

 

Kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker diduga telah berlangsung sejak 2019. Uang pengurusan yang seharusnya cuma Rp 275 ribu melonjak menjadi Rp 6 juta.

 

KPK mengatakan, dari selisih biaya yang dibayarkan oleh para pihak pengurus sertifikat K3 dengan biaya yang seharusnya, uang tersebut mengalir ke beberapa pihak. Total duit terkumpul Rp 81 miliar. Duit itu yang kemudian dibagi-bagi.

 

 

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berdalih bisa amankan dan mintak jatah. Kelakuan Bejat Oknum anggota DPR-D Gresik dibongkar kuasa Hukum perumahan di Gresik

    Berdalih bisa amankan dan mintak jatah. Kelakuan Bejat Oknum anggota DPR-D Gresik dibongkar kuasa Hukum perumahan di Gresik

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sudronesia, Gresik – Instansi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik tercoreng setelah ramai mencuat kabar oknum seorang anggota DPRD Gresik diduga meminta jatah rumah murah kepada salah satu developer perumahan di wilayah selatan kabupaten gresik tepatnya The Oso di Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur. Informasi yang beredar menyebutkan, harga rumah yang semestinya kisaran Rp400 […]

  • Baznas Gresik Target Tingkatkan Pengelolaan ZIS Tahun 2026

    Baznas Gresik Target Tingkatkan Pengelolaan ZIS Tahun 2026

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Sudro
    • visibility 94
    • 0Komentar

    GRESIK, Jawa Timur – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Gresik, pada hari rabu 26 November 2025 Kegiatan ini menghimpun perwakilan dari UPZ OPD, Kecamatan, Puskesmas, SMPN, dan Korwil Dinas Pendidikan dengan tujuan utama meningkatkan sinergi dalam pengelolaan zakat yang aman, maju, dan berkelanjutan. Rakor […]

  • Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sudronesia, Nasional – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli menyoroti langkah Kejaksaan Agung yang gercep menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Menurut Gun Romli, sikap tegas kejaksaan justru bertolak belakang dengan penanganan kasus pencemaran nama baik yang menjerat relawan Jokowi, Silfester Matutina. […]

  • Terpaut 4 negara peringkat FIFA dengan Lebanon. Timnas garuda berpotensi turun jika Kalah Lawan Lebanon

    Terpaut 4 negara peringkat FIFA dengan Lebanon. Timnas garuda berpotensi turun jika Kalah Lawan Lebanon

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sudronesia, Sepakbola – Laga FIFA Matchday pekan kedua timnas Indonesia akan menjamu timnas lebanon pada 8/9/2025 senin besok. Setelah sebelumnya mengalahkan taiwan dalam FIFA Matchday pertama dengan skor 6-0. Meski menang telak atas taiwan, timnas indonesia hanya mampu mengumpulkan poin yang sangat tipis dengan naik satu tingkat ke 117 pada peringkat FIFA. TIMNAS Kini timnas […]

  • Tuntutan 17+8 Terus Menggemah di berbagai media sosial

    Tuntutan 17+8 Terus Menggemah di berbagai media sosial

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Nasional – Unggahan bertuliskan ’17+8 Tuntutan Rakyat’ ramai diserukan warganet melalui media sosial. Lantas, apa arti ’17+8 Tuntutan Rakyat’ itu? Tuntutan tersebut muncul setelah serangkaian aksi demonstrasi di berbagai daerah sejak akhir agustus sampai awal september. Salah satu tuntutan massa aksi adalah memprotes kenaikan tunjangan DPR di tengah kenaikan pajak, efisiensi, dan isu-isu lainnya. Massa […]

  • Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) menerpa perusahaan rokok asal Kediri, PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Ini setelah sebuah video pendek viral di media sosial terkait kabar PHK masal yang terjadi di Gudang Garam. Dalam video viral tersebut, terlihat suasana haru perpisahan pekerja yang terdampak PHK. Mereka saling berjabat tangan, berpamitan dan berpelukan. Video itu mengundang […]

expand_less