Breaking News
light_mode
Beranda » INTERNASIONAL » Terpaut 4 negara peringkat FIFA dengan Lebanon. Timnas garuda berpotensi turun jika Kalah Lawan Lebanon

Terpaut 4 negara peringkat FIFA dengan Lebanon. Timnas garuda berpotensi turun jika Kalah Lawan Lebanon

  • account_circle
  • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
  • visibility 135
  • comment 0 komentar

Sudronesia, Sepakbola – Laga FIFA Matchday pekan kedua timnas Indonesia akan menjamu timnas lebanon pada 8/9/2025 senin besok.

Setelah sebelumnya mengalahkan taiwan dalam FIFA Matchday pertama dengan skor 6-0. Meski menang telak atas taiwan, timnas indonesia hanya mampu mengumpulkan poin yang sangat tipis dengan naik satu tingkat ke 117 pada peringkat FIFA.

TIMNAS

TIMNAS INDONESIA

Kini timnas indonesia harus mengalihkan Fokus ke laga melawan timnas lebanon pada 8/9/2025 senin besok. Dari sisi peeingkat FIFA timnas lebanon jauh diatas taiwan bahkan selisih diatas timnas indonesia yakni lebanon berada pada peringkat 112 FIFA sedang timnas Taiwan berada di peringkat 172 FIFA dan untuk timnas Indonesia berada di posisi 117 FIFA dengan 1.157,80 poin.

TIMNAS LEBANON

Berada di peringkat 112 dunia, Lebanon memiliki posisi yang lebih tinggi, membuat setiap hasil di laga ini akan berdampak besar pada perolehan poin timnas Indonesia.

Ini skenario hitung-hitungan poin FIFA untuk laga Timnas Indonesia vs Lebanon

Menang: Skuad Garuda akan mendapatkan tambahan poin yang cukup besar, yakni +5,18 poin.

Kemenangan ini berpotensi mendongkrak posisi Indonesia satu peringkat lagi ke posisi 116, dengan syarat Kazakhstan gagal meraih hasil positif saat melawan Belgia di Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.

Imbang: Hasil imbang akan menjadi sangat berisiko. Timnas Indonesia hanya akan mendapatkan tambahan poin sangat tipis sebesar +0,18 poin.

Dengan perolehan sekecil itu, posisi Indonesia rawan disalip oleh Gambia (peringkat 118) yang juga melakoni laga kualifikasi.

Kalah: Skenario terburuk adalah jika Timnas Indonesia menelan kekalahan.

Poin Timnas Indonesia akan dikurangi secara signifikan sebesar -4,82 poin.

 

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wasekjen PB. PMII desak KPK segera tetapkan tersangka kasus kuota haji

    Wasekjen PB. PMII desak KPK segera tetapkan tersangka kasus kuota haji

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sudronesia – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Bidang Keagamaan dan Hubungan Umat Beragama, menanggapi dinamika penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PB PMII menyatakan sikap resmi terkait perkembangan penyidikan dugaan korupsi kuota haji yang saat ini sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Fuad Muhammad […]

  • Aktivis Desak Bebaskan Tersangka, Publik Ingatkan Tanggung Jawab Koordinator Aksi

    Aktivis Desak Bebaskan Tersangka, Publik Ingatkan Tanggung Jawab Koordinator Aksi

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jawatimur, Kediri – Desakan sejumlah aktivis agar tersangka kerusuhan aksi 30 Agustus 2025 dibebaskan menuai sorotan publik. Pasalnya, meski belum ada kepastian jelas siapa pelaku perusakan berasal dari golongan mana, tanggung jawab moral dan hukum tetap melekat pada Koordinator Aksi Pamflet seruan aksi yang disebar luas diberbagai kanal terbuka mengundang siapa saja untuk hadir. Perlu […]

  • Kompak dua lembaga kebijakan public kritik pembentukan Komisi Irigasi di Gresik

    Kompak dua lembaga kebijakan public kritik pembentukan Komisi Irigasi di Gresik

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Sudronesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sudronesia – Komisi irigasi kabupaten gresik sudah resmi dibentuk pada 11 september bulan lalu. Dipimpin oleh Edy Hadiswoyo yang sekaligus menjabat sebagai ketua dewan pengawas Bank Gresik. Dalam pelantikan Komisi irigasi Edy Hadiswoyo menekankan tentang pengelolaan air yang adil, efisien serta berkelanjutan, disisi lain bupati gresik fandi ahmad yani memberikan pesan penting kepada para jajaran […]

  • Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sudronesia, Nasional – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli menyoroti langkah Kejaksaan Agung yang gercep menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Menurut Gun Romli, sikap tegas kejaksaan justru bertolak belakang dengan penanganan kasus pencemaran nama baik yang menjerat relawan Jokowi, Silfester Matutina. […]

  • Lawan Lebanon pada FIFA Mactday 8 september.Timnas Indonesia Belum Miliki catatan tanding bersama lebanon

    Lawan Lebanon pada FIFA Mactday 8 september.Timnas Indonesia Belum Miliki catatan tanding bersama lebanon

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sudronesia, Sepakbola – Timnas Indonesia akan melawan Timnas Lebanon di FIFA matchday pada senin 8/9/2025 besok. Setelah mengalahkan Taiwan dengan skor telak 6-0 di FIFA matchday pertama kemaren pada 06/9/2025.   Pelatih timnas Lebanon The Cedars Miodrag Radulovic sadar kualitas timnas Indonesia semakin meningkat pesat! Apalagi dengan lini depan semakin lengkap meski apsen nya Ole […]

  • Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

    Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Sudronesia
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Jawa Timur, GRESIK – Para pedagang kaki lima (PKL) di Gresik tepatnya di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik meminta agar pemerintah daerah tidak asal menggusur atau menertibkan lapak mereka, sebelum menyediakan lahan baru terlebih dahulu sebagai alternatif relokasi usaha mereka pasca penertiban. Sejatinya para pedagang menolak dengan adanya rencana penertiban tersebut, mereka mengaku […]

expand_less