Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Dugaan tambang ilegal di Gresik. Potret retribusi yang salah

Dugaan tambang ilegal di Gresik. Potret retribusi yang salah

  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 472
  • comment 0 komentar

Sudronesia – Dinamika penertiban tambang liar di Gresik sudah menjadi rahasia umum bersama, hal tersebut menjadi Potret kekacauan Pemerintah Daerah baik pemerintah kabupaten dan juga provinsi dalam penertiban izin Tambang.

Salah satu Kelompok Pelaku Tambang Ilegal Galian C di gresik tepatnya diDesa Banyutengah Kecamatan Panceng Gresik yang kemudian mengatas namakan secara Badan Hukum PT. Raja Lestari Group.

Diketahui PT RLG (Raja Lestari Group) berdiri pada 12 Agustus 2024 dengan Akta Pendirian No.17, NIB : 1608240072301, Kode KBLI Perdagangan Besar Semen, Kapur, Pasir dan Batuan.

Namun aktifitas yang dilakukan oknum yang terlibat secara administratif pada PT tersebut justru Oknum-oknum Tambang Ilegal Galian C.

Berdasarkan pada Berkas PT RLG yang dipimpin oleh Komisaris Bernama Safriyal Hikmul Bayhaqi alias Haqi dan Abdullah Habib Selaku Direktur.

Dalam Keterangan yang diberikan narasumber yang tidak dapat dijaga identitasnya. saat kami menanyakan sosok Komisaris PT RLG. “Itu bukan orang sini. Keberadaanya di Malaysia, dan alamat asalnya orang Kec Dukun yang kemudian nikah dan tinggal di Banyutengah”. Ucapnya

Tambang Galian C Ilegal beroperasi di Depan Pom Banyutengah. Oknum pelaku teknis PT RLG yang mengatasnamakan anak buah Bos Haqi itu diantaranya ; MS asal Lamongan, AD dari Kab. Banyuwangi, FK asal Gresik Kecamatan Dukun, HB asal gresik Kecamatan Dukun dan SF asal Warga Desa Banyutengah kecamatan panceng.

Adapun pelaku / oknum bernama AD asal Banyuwngi yang tidak masuk dalam Struktur Organisasi PT RLG. Dia orang Kepercayaan Komisaris untuk memantau dan bertanggung jawab atas segala macam kendala beroperasinya Tambang Ilegal Galian C.

Mereka sering kali terjaring sidak maupun operasi. Akan tetapi dalam proses keberlanjutan hukumnya kami memanggap tidak transparan dan tidak menghasilkan putusan hukum yang sesuai dan tepat.

Alih alih memamerkan kekuatan dan bekingan mereka, sesumbarnya di Lingkungan Tambang. Soalah olah menganggap jika Hukum tumpul untuk Oknum Tambang Ilegal Galian C di Gresik.

Adanya dugaan keterlibatan oknum APH menggunakan peranan warga sipil sekaligus pelaku tambang inisial H yang mengakomodir retribusi/pungutan mengatas namakan perintah Aparat Penegak Hukum (APH).

Temuan ini kami rilis dengan harapan adanya upaya penindakan secara cepat, tegas, dan transparan dari APH maupun Pemerintah Daerah Kab Gresik.

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kick Off Sensus Ekonomi Dimulai, 1.095 Petugas di Gresik Siap Turun ke Lapangan Setelah Digembleng 4 Hari

    Kick Off Sensus Ekonomi Dimulai, 1.095 Petugas di Gresik Siap Turun ke Lapangan Setelah Digembleng 4 Hari

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Gresik – Pelaksanaan Sensus Ekonomi resmi dimulai. Sebanyak 1.095 petugas sensus SE kabupaten Gresik yang akan bertugas di lapangan telah menyelesaikan pelatihan intensif selama empat belas hari sejak 03 Juni sampai 14 Juni. sebagai bekal dalam melakukan pendataan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pelatihan petugas sensus ekonomi digresik sendiri tersebar di 4 hotel diantaranya Aston […]

  • Paradoks Indonesia. Coretan Putra Daerah Asli Pesisir Utara Indonesia

    Paradoks Indonesia. Coretan Putra Daerah Asli Pesisir Utara Indonesia

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sudronesia – Ahmad Effendy Choirie – Indonesia dikenal sebagai negeri religius. Setiap tahun jutaan umat Islam memenuhi masjid, majelis taklim, pengajian, dan antrean panjang ibadah haji. Indonesia bahkan menjadi negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia. Namun di saat yang sama, Indonesia juga berkali-kali tercatat sebagai negara dengan tingkat korupsi yang tinggi. Ironisnya, tidak […]

  • Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) menerpa perusahaan rokok asal Kediri, PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Ini setelah sebuah video pendek viral di media sosial terkait kabar PHK masal yang terjadi di Gudang Garam. Dalam video viral tersebut, terlihat suasana haru perpisahan pekerja yang terdampak PHK. Mereka saling berjabat tangan, berpamitan dan berpelukan. Video itu mengundang […]

  • Kejanggalan dalam proses hukum Nadim Makarim

    Kejanggalan dalam proses hukum Nadim Makarim

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sudronesia – Proses hukum yang menjerat Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook terus menuai sorotan publik. Sejumlah pihak menilai terdapat berbagai kejanggalan dalam penanganan perkara tersebut, mulai dari konstruksi hukum, pembuktian di persidangan, hingga dugaan kriminalisasi kebijakan. Sorotan tajam datang dari Mahfud MD yang menyebut penegakan hukum dalam kasus itu terkesan dipaksakan dan […]

  • Dampak Psikologis Pasca Demonstrasi berujung ricuh di Kediri

    Dampak Psikologis Pasca Demonstrasi berujung ricuh di Kediri

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jawa Timur, Kediri – Aksi Demontsrasi pada hari Sabtu, (30/8/2025) yang kemudian berujung ricuh, dengan pengerusakan, pembakaran, serta penjarahan barang barang perabotan pada TKP demo tersebut. Akan berdampak pada kondisi psikologis masyarakat Kediri Raya.   Shinfani Rodhiyani, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku Psikolog Klinis di RSUD Kabupaten Kediri (RSKK). Menjelasakan tentang masalah yang kemudian dihadapi masyarakat. […]

  • Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    Roy Suryo Yakin Paska Situasi Meredah, Silvester akan segerah ditahan.

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sudronesia, Nasional – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli menyoroti langkah Kejaksaan Agung yang gercep menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Menurut Gun Romli, sikap tegas kejaksaan justru bertolak belakang dengan penanganan kasus pencemaran nama baik yang menjerat relawan Jokowi, Silfester Matutina. […]

expand_less