Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » Sempat mau dapat tawaran. Mantan ketua BEM UGM Tiyo pilih tetap kritis ke pemerintah

Sempat mau dapat tawaran. Mantan ketua BEM UGM Tiyo pilih tetap kritis ke pemerintah

  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang dikenal vokal terhadap pemerintah, mengaku pernah ditawari bertemu salah satu petinggi lembaga berbintang yang akan memberikan apa pun yang dia mau.

Namun, dengan tegas Tiyo menolak tawaran tersebut. Dalam unggahan di akun Instagram @tiyoardianto_, Tiyo menulis dia dihubungi oleh seseorang yang mengajak silaturahim.

“Saya kenal orang ini meskipun interaksinya terbatas sekali. Dia menghubungi saya untuk silaturahim dan dengan ringan saya iyakan ajakan itu karena luang waktu,” tulis Tiyo, dikutip Selasa (9/6/2026).

“Saya bawa pesan dari lembaga berbintang, petingginya mau bertemu denganmu,” demikian unggahan tersebut. Tiyo lalu diam mencerna. Sebelum bertanya apa agendanya, orang tersebut mengatakan, “Dia mau berikan apa pun yang kamu mau.”

Tiyo lantas menelan ludah. Tiyo belum mengatakan apa-apa. Menurut Tiyo, orang tersebut lanjut bercerita bahwa salah satu pimpinan organisasi gerakan nasional sudah kebagian jatah dari lembaga ini, dalam waktu dekat jatah itu akan jadi bisnis warung yang identik dengan asal daerahnya. “Nilainya miliaran, di Jakarta,” kata orang tersebut.

Lantas, Tiyo pun bereaksi. “Ngapunten, Mas, kalau hanya untuk makan dan minum, saya sudah cukup…” ujarnya. “…Bukan karena saya kaya, tapi karena saya tak butuh kemewahan apa-apa,” tulis Tiyo.

Tiyo pun segera beranjak dan pergi. “Saya takut sekali setan dalam diri memenangkan pertarungan ini.” Di bagian keterangan unggahannya, Tiyo menulis bahwa dia meras perlu menceritakan hal ini.

“Akhirnya, saya merasa perlu menceritakannya kepada Panjenengan semua. Tanpa merasa diri sendiri suci atau pahlawan yang kebal pada semua godaan. Saya hanya manusia yang tidak punya cukup keberanian untuk menghamba pada dunia. Semoga kita senantiasa setia kepada-Nya.”

  • Penulis: Muhammad Khudhaifi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari 1.000 Petugas Sensus Siap Diterjunkan Mulai 15 Juni untuk Sukseskan Sensus Ekonomi

    Lebih dari 1.000 Petugas Sensus Siap Diterjunkan Mulai 15 Juni untuk Sukseskan Sensus Ekonomi

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sudronesia – Sebanyak lebih dari 1.000 petugas sensus dikabupaten Gresik dijadwalkan mulai turun ke lapangan pada 15 Juni mendatang dalam rangka menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi. Pengerahan petugas dalam jumlah besar tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha dan aktivitas ekonomi dapat terdata secara akurat, lengkap, dan tepat waktu. Pelaksanaan sensus ekonomi menjadi salah satu agenda […]

  • Kejanggalan dalam proses hukum Nadim Makarim

    Kejanggalan dalam proses hukum Nadim Makarim

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sudronesia – Proses hukum yang menjerat Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook terus menuai sorotan publik. Sejumlah pihak menilai terdapat berbagai kejanggalan dalam penanganan perkara tersebut, mulai dari konstruksi hukum, pembuktian di persidangan, hingga dugaan kriminalisasi kebijakan. Sorotan tajam datang dari Mahfud MD yang menyebut penegakan hukum dalam kasus itu terkesan dipaksakan dan […]

  • Mengapa Rupiah Terus Melemah?

    Mengapa Rupiah Terus Melemah?

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Oleh: Redaksi Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bukanlah fenomena yang terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor global dan domestik yang saling memengaruhi. Dalam beberapa tahun terakhir, rupiah kerap berada di bawah tekanan, memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: mengapa mata uang Indonesia terus melemah? Salah satu penyebab […]

  • Temuan Penggelapan dana Bansos di Jatim. Avicenna Mintak Mensos jangan hanya pintar seremonial saja

    Temuan Penggelapan dana Bansos di Jatim. Avicenna Mintak Mensos jangan hanya pintar seremonial saja

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sudronesia – Mencuatnya temuan dugaan penggelapan dana bantuan sosial (bansos) di sejumlah daerah di Jawa Timur menuai sorotan dari Lembaga Kebijakan Publik Avicenna. Organisasi tersebut mendesak Menteri Sosial untuk tidak hanya melakukan kunjungan seremonial, tetapi turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran bansos yang dinilai masih menyisakan banyak persoalan. Direktur Kajian dan Data Lembaga […]

  • Bahas Endapan Dana di BI, Mukhamad Misbakhun langsung tutup rapat.

    Bahas Endapan Dana di BI, Mukhamad Misbakhun langsung tutup rapat.

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sudronesia – Rapat kerja Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa dengan Komisi XI DPR RI sedang menjadi sorotan. Publik yang penasaran dengan kinerja Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat memicu kontroversi akibat statement-statemen yang dikeluarkan di hari pertamanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Publik juga cukup terkejut dengan peristiwa yang terjadi dalam rapat […]

  • Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    Program Makan Begizi Gratis Presiden Tuai Kritik Tajam dari Koordinator BEM Nusantara Jatim.

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sudronesia – Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh presiden prabowo menuai kritik tajam dari koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa timur. Hal itu disampaikan setelah BEM Nusantara Jatim melakukan kajian dalam beberapa pertemuan dan mengambil sampling turun ke daerah titik-titik lokasi realisasi Program Makan Begizi Gratis. Koordinator Daerah BEM Nusantara Jawa Timur, Muhammad Zainnur […]

expand_less