Sempat mau dapat tawaran. Mantan ketua BEM UGM Tiyo pilih tetap kritis ke pemerintah
- calendar_month Rab, 10 Jun 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar

Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang dikenal vokal terhadap pemerintah, mengaku pernah ditawari bertemu salah satu petinggi lembaga berbintang yang akan memberikan apa pun yang dia mau.
Namun, dengan tegas Tiyo menolak tawaran tersebut. Dalam unggahan di akun Instagram @tiyoardianto_, Tiyo menulis dia dihubungi oleh seseorang yang mengajak silaturahim.
“Saya kenal orang ini meskipun interaksinya terbatas sekali. Dia menghubungi saya untuk silaturahim dan dengan ringan saya iyakan ajakan itu karena luang waktu,” tulis Tiyo, dikutip Selasa (9/6/2026).
“Saya bawa pesan dari lembaga berbintang, petingginya mau bertemu denganmu,” demikian unggahan tersebut. Tiyo lalu diam mencerna. Sebelum bertanya apa agendanya, orang tersebut mengatakan, “Dia mau berikan apa pun yang kamu mau.”
Tiyo lantas menelan ludah. Tiyo belum mengatakan apa-apa. Menurut Tiyo, orang tersebut lanjut bercerita bahwa salah satu pimpinan organisasi gerakan nasional sudah kebagian jatah dari lembaga ini, dalam waktu dekat jatah itu akan jadi bisnis warung yang identik dengan asal daerahnya. “Nilainya miliaran, di Jakarta,” kata orang tersebut.
Lantas, Tiyo pun bereaksi. “Ngapunten, Mas, kalau hanya untuk makan dan minum, saya sudah cukup…” ujarnya. “…Bukan karena saya kaya, tapi karena saya tak butuh kemewahan apa-apa,” tulis Tiyo.
Tiyo pun segera beranjak dan pergi. “Saya takut sekali setan dalam diri memenangkan pertarungan ini.” Di bagian keterangan unggahannya, Tiyo menulis bahwa dia meras perlu menceritakan hal ini.
“Akhirnya, saya merasa perlu menceritakannya kepada Panjenengan semua. Tanpa merasa diri sendiri suci atau pahlawan yang kebal pada semua godaan. Saya hanya manusia yang tidak punya cukup keberanian untuk menghamba pada dunia. Semoga kita senantiasa setia kepada-Nya.”
- Penulis: Muhammad Khudhaifi

Saat ini belum ada komentar