Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Kick Off Sensus Ekonomi Dimulai, 1.095 Petugas di Gresik Siap Turun ke Lapangan Setelah Digembleng 4 Hari

Kick Off Sensus Ekonomi Dimulai, 1.095 Petugas di Gresik Siap Turun ke Lapangan Setelah Digembleng 4 Hari

  • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
  • visibility 624
  • comment 0 komentar

Gresik – Pelaksanaan Sensus Ekonomi resmi dimulai. Sebanyak 1.095 petugas sensus SE kabupaten Gresik yang akan bertugas di lapangan telah menyelesaikan pelatihan intensif selama empat belas hari sejak 03 Juni sampai 14 Juni. sebagai bekal dalam melakukan pendataan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pelatihan petugas sensus ekonomi digresik sendiri tersebar di 4 hotel diantaranya Aston In Hotel, Saptanawa Hotel, Horison Hotel, Khass Hotel serta Saptanawa Hotel. Penutupan digelar pada Minggu 14 Juni 2026 diikuti 1095 petugas baik secara Luring maupun daring.

Sekretaris daerah kabupaten Gresik Ahmad Wasil menyampaikan kepada petugas yang mengikuti secara Luring di Aston In hotel bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, untuk menyediakan data dasar berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia.

Menurutnya, data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional.

“Sensus Ekonomi 2026 menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan pembangu

Kegiatan kick off ini menandai dimulainya tahapan pendataan yang menjadi bagian penting dalam penyusunan basis data ekonomi yang akurat dan komprehensif. Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh petugas mendapatkan pembekalan mengenai konsep dan definisi sensus ekonomi, metodologi pendataan, penggunaan aplikasi digital, teknik wawancara, hingga simulasi pencacahan lapangan. Pelatihan petugas selama beberapa hari merupakan tahapan standar untuk memastikan kualitas dan keseragaman pemahaman petugas dalam melaksanakan pendataan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gresik, Indriya Purwaningsih, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan ekonomi terbesar dan paling lengkap yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh metode maupun teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas kerja para petugas di lapangan.

“Keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh desain metodologi maupun teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas kerja para petugas di lapangan,” ujarnya.

Indriya menjelaskan bahwa para petugas akan melakukan pendataan secara door to door terhadap berbagai jenis usaha di wilayah masing-masing. Ia meminta seluruh petugas untuk menerapkan materi yang telah diperoleh selama pelatihan dan mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan.

“Kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada dedikasi dan profesionalisme petugas di lapangan,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, para petugas juga dibekali pemahaman mengenai etika pendataan, cara berkomunikasi dengan responden, serta prosedur pengumpulan data yang sesuai standar Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah ini dilakukan agar data yang dihimpun nantinya memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang tinggi.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada kualitas petugas di lapangan. Oleh karena itu, pelatihan menjadi tahapan krusial untuk memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama terhadap konsep, definisi, dan mekanisme pendataan yang akan diterapkan.

Dengan dimulainya kick off ini, 1.095 petugas di kabupaten Gresik siap menyisir berbagai sektor usaha untuk mengumpulkan data yang nantinya akan menjadi dasar perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan ekonomi, serta evaluasi program pemerintah di tingkat nasional maupun daerah. Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi diharapkan mampu memberikan gambaran utuh mengenai kondisi dan potensi perekonomian, sehingga pembangunan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

  • Penulis: Muhammad Khudhaifi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

    Puluhan Tahun Berdagang, PKL di gresik tolak Penggusuran Sepihak dari Perusahaan BUMN

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Jawa Timur, GRESIK – Para pedagang kaki lima (PKL) di Gresik tepatnya di Jalan Noto Prayitno, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik meminta agar pemerintah daerah tidak asal menggusur atau menertibkan lapak mereka, sebelum menyediakan lahan baru terlebih dahulu sebagai alternatif relokasi usaha mereka pasca penertiban. Sejatinya para pedagang menolak dengan adanya rencana penertiban tersebut, mereka mengaku […]

  • Hukum Hewan Qurban Presiden yang bersumber dari anggaran APBN

    Hukum Hewan Qurban Presiden yang bersumber dari anggaran APBN

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUDRONESIA – Polemik penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto menjadi sorotan publik menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemerintah diketahui menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia melalui skema bantuan kemasyarakatan presiden dengan anggaran mencapai sekitar Rp100 miliar. Penggunaan APBN dalam […]

  • Temuan Penggelapan dana Bansos di Jatim. Avicenna Mintak Mensos jangan hanya pintar seremonial saja

    Temuan Penggelapan dana Bansos di Jatim. Avicenna Mintak Mensos jangan hanya pintar seremonial saja

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sudronesia – Mencuatnya temuan dugaan penggelapan dana bantuan sosial (bansos) di sejumlah daerah di Jawa Timur menuai sorotan dari Lembaga Kebijakan Publik Avicenna. Organisasi tersebut mendesak Menteri Sosial untuk tidak hanya melakukan kunjungan seremonial, tetapi turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran bansos yang dinilai masih menyisakan banyak persoalan. Direktur Kajian dan Data Lembaga […]

  • Menanti Justice Collaborator Membuka Tabir Korupsi MBG

    Menanti Justice Collaborator Membuka Tabir Korupsi MBG

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sudronesia– Pengungkapan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase yang dinantikan publik. Setelah penyidik menetapkan sejumlah tersangka, perhatian kini tertuju pada kemungkinan hadirnya seorang justice collaborator yang bersedia mengungkap peran para pihak yang diduga terlibat dalam skandal tersebut. Salah satu tersangka bahkan telah menyatakan keinginannya untuk menjadi justice collaborator […]

  • Rusaknya Distribusi Program Nasional MBG

    Rusaknya Distribusi Program Nasional MBG

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sudronesia – Pelaksanaan program MBG di sejumlah daerah terus menuai sorotan publik akibat persoalan distribusi yang dinilai belum berjalan optimal. Program yang sejatinya diharapkan mampu membantu masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik tersebut justru menghadapi berbagai kendala teknis di lapangan. Sejumlah pihak menilai rusaknya sistem distribusi program MBG menyebabkan bantuan maupun layanan yang seharusnya diterima […]

  • Bahaya Mengintai Jika Nilai Rupiah Terus Melemah

    Bahaya Mengintai Jika Nilai Rupiah Terus Melemah

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sudronesia – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah ekonom mengingatkan bahwa jika tren pelemahan berlangsung dalam waktu yang lama, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas melalui kenaikan harga barang dan menurunnya daya beli. Ketika rupiah melemah, biaya impor barang dan bahan baku […]

expand_less