Breaking News
light_mode
Beranda » NASIONAL » Jangan Asal Ambil AI, Ini Makna dan Simbol Logo Garuda

Jangan Asal Ambil AI, Ini Makna dan Simbol Logo Garuda

  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar

Gresik – Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin memudahkan masyarakat dalam membuat desain, ilustrasi, hingga logo hanya dalam hitungan detik. Namun di balik kemudahan tersebut, para pengguna diingatkan untuk tidak sembarangan mengambil atau menggunakan gambar yang dihasilkan AI, terutama yang berkaitan dengan simbol negara seperti Garuda Pancasila.

Garuda Pancasila bukan sekadar gambar atau ornamen visual. Lambang negara Indonesia tersebut memiliki makna filosofis, historis, dan yuridis yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, penggunaan simbol Garuda harus dilakukan secara bijak dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara filosofis, burung Garuda melambangkan kekuatan, keberanian, dan kedaulatan bangsa Indonesia. Pada dada Garuda terdapat perisai yang memuat lima simbol sila Pancasila sebagai dasar negara. Bintang emas melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa, rantai melambangkan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, pohon beringin melambangkan Persatuan Indonesia, kepala banteng melambangkan Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta padi dan kapas melambangkan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Selain itu, jumlah bulu pada tubuh Garuda juga memiliki makna khusus. Sayap masing-masing berjumlah 17 helai, ekor 8 helai, bulu di bawah perisai 19 helai, dan bulu leher 45 helai. Angka-angka tersebut melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.

Di tengah maraknya penggunaan AI generatif, sejumlah ahli mengingatkan agar masyarakat tidak mengubah bentuk Garuda Pancasila secara sembarangan, apalagi hingga menghilangkan unsur-unsur pokok yang menjadi identitas resmi negara. Penggunaan logo hasil AI yang menyerupai Garuda tetapi telah dimodifikasi secara ekstrem berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Pengamat komunikasi digital menilai AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu kreativitas, bukan menggantikan pemahaman terhadap nilai dan makna simbol kebangsaan. Sebelum menggunakan gambar atau logo yang dibuat AI, masyarakat disarankan untuk memeriksa kembali keakuratan bentuk, sumber, serta kesesuaiannya dengan aturan yang berlaku.

Dengan memahami makna di balik Garuda Pancasila, masyarakat diharapkan tidak hanya melihatnya sebagai gambar semata, melainkan sebagai simbol persatuan, identitas, dan cita-cita bangsa Indonesia yang harus dijaga kehormatan serta kewibawaannya di era digital.

  • Penulis: ibi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum genap sehari berganti pimpinan. Kantor BGN hari ini di geledah Kejagung

    Belum genap sehari berganti pimpinan. Kantor BGN hari ini di geledah Kejagung

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sudronesia – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kebon sirih, Jakarta Pusat Rabu (3/6). Belum ada keterangan rinci dari Kejagung tentang kasus apa yang sedang diusut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, petugas keamanan yang berjaga di depan kantor BGN, penyidik sudah mulai masuk sejak pukul 02.00 WIB dini […]

  • Ciptakan Generasi Melek Digital. SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Gandeng Disnaker.

    Ciptakan Generasi Melek Digital. SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Gandeng Disnaker.

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sudronesia – SMK Mamba’ul Ihsan di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Melalui kolaborasi langsung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik Pada Senin 25 Mei 2026 bertempat di ruang kelas SMK Mamba’ul Ihsan sekolah kejuruan ini memberikan pelatihan akses langsung Gresikerja agar selaras dengan […]

  • menang 4-0 atas wolves. Pep Guardiola : Ada Penurunan dibabak kedua

    menang 4-0 atas wolves. Pep Guardiola : Ada Penurunan dibabak kedua

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sepakbola – Manchester City mengalahkan Wolverhampton Wanderers di pekan pertama Premier League. Pelatih Manchester Biru Pep Guardiola memuji performa tim nya di babak pertama, namun menyoroti babak kedua. Man City menang telak 4-0 saat bertandang ke Molineux, Sabtu (16/8/2025) malam WIB, pada pekan pertama Premier League 2025/2026. Tijjani Reijnders dan Erling Haaland membawa manchester biru […]

  • Didepan Petani. Khilmi sampaikan pentingnya pemerintah dalam mengambil kebijakan

    Didepan Petani. Khilmi sampaikan pentingnya pemerintah dalam mengambil kebijakan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sudronesia – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Khilmi gencar melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI kepada masyarakat sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota DPR RI sekaligus MPR RI. Didepan para petani Kabupaten gresik dan lamongan. khilmi menyampaikan bagaimana Sistem pemerintahan adalah cara struktural di mana keputusan-keputusan politik dibuat, diimplementasikan, dan diatur oleh […]

  • Bukan Raffi Ahmat, Taufiq Hidayat, Moreno atau Putri Komarudin. Pasca Mundur dari DPR RI, Rahayu Saraswati Berpotensi isi Jabatan Kemenpora

    Bukan Raffi Ahmat, Taufiq Hidayat, Moreno atau Putri Komarudin. Pasca Mundur dari DPR RI, Rahayu Saraswati Berpotensi isi Jabatan Kemenpora

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sudronesia – Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, meminta maaf usai mundur dari Anggota DPR RI. “Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup,” kata Rahayu dalam keterangan video yang diunggah di akun Instagram resminya, @rahayusaraswati, Rabu […]

  • Paradoks Indonesia. Coretan Putra Daerah Asli Pesisir Utara Indonesia

    Paradoks Indonesia. Coretan Putra Daerah Asli Pesisir Utara Indonesia

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sudronesia – Ahmad Effendy Choirie – Indonesia dikenal sebagai negeri religius. Setiap tahun jutaan umat Islam memenuhi masjid, majelis taklim, pengajian, dan antrean panjang ibadah haji. Indonesia bahkan menjadi negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia. Namun di saat yang sama, Indonesia juga berkali-kali tercatat sebagai negara dengan tingkat korupsi yang tinggi. Ironisnya, tidak […]

expand_less