Breaking News
light_mode
Beranda » EKONOMI » Ekonomi. Bandingkan Penggunaan Anggaran Era SBY, Jokowi, dan Prabowo

Ekonomi. Bandingkan Penggunaan Anggaran Era SBY, Jokowi, dan Prabowo

  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Sudronesia –  Pengamat ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Lukman Hakim, ikut buka suara tentang dua kebijakan baru pemerintah di bidang ekonomi Indonesia yang sedang tak baik-baik saja ini.

Di antaranya adalah keputusan Bank Indonesia untuk menaikkan BI rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen pada Selasa (9/6/2026) serta kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM nonsubsidi per hari ini Rabu (10/6/2026).

BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, dan Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Lukman menilai situasi kesulitan ekonomi ini tak hanya Indonesia saja yang mengalaminya, tapi juga banyak negara lainnya. Terlebih di tengah kondisi geopolitik dunia saat ini. Perang Iran dengan Amerika Serikat masih berlangsung hingga kini.

Namun, Lukman tetap berpandangan bahwa pemerintah masih bisa memiliki cara untuk mengatasi kondisi ekonomi yang sulit ini.

“Ya menurut saya, ini kan situasinya tidak hanya Indonesia yang mengalami ya. Dunia kan ini ya, karena perang harganya tinggi. Tapi kan sebenarnya banyak faktor yang bisa dilakukan pemerintah,” kata Lukman kepada Tribunnews.com, Rabu (10/6/2026).

Menurut Lukman kini pemerintah harus melakukan efisiensi fiskal.

Lukman lantas menyinggung program makan bergizi gratis (MBG) yang dinilainya terlalu ugal-ugalan dana menggunakan anggarannya.

Anggaran MBG pada tahun 2026 ini awalnya mencapai Rp 335 triliun, tetapi kini sudah dipotong menjadi Rp268 triliun.

“Dengan cara apa? Mengefisiensi fiskal lah. Fiskal kita, ini menurut saya ugal-ugalan Rp 300 triliun untuk MBG. Ini apa nggak ada program yang lain gitu kan, sudah banyak kritik mengenai MBG ini salah sasaran,” tegas Lukman.

Lukman kembali mengingatkan ketika kampanye Prabowo-Gibran menyebut program MBG ini bertujuan untuk mengatasi stunting.

Maka, menurut Lukman, target penerima MBG ini harusnya ibu menyusui, ibu hamil, anak-anak kurang gizi, bukan malah dipukul rata dan semua mendapatkan. Hal itu kemudian membuat anggaran MBG ini membengkak hingga Rp 300 triliun lebih.

 

  • Penulis: Muhammad Khudhaifi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebih dari 1.000 Petugas Sensus Siap Diterjunkan Mulai 15 Juni untuk Sukseskan Sensus Ekonomi

    Lebih dari 1.000 Petugas Sensus Siap Diterjunkan Mulai 15 Juni untuk Sukseskan Sensus Ekonomi

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sudronesia – Sebanyak lebih dari 1.000 petugas sensus dikabupaten Gresik dijadwalkan mulai turun ke lapangan pada 15 Juni mendatang dalam rangka menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi. Pengerahan petugas dalam jumlah besar tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha dan aktivitas ekonomi dapat terdata secara akurat, lengkap, dan tepat waktu. Pelaksanaan sensus ekonomi menjadi salah satu agenda […]

  • Nanik S Deyang Resmi Pimpin BGN, Gantikan Dadan Hindayana

    Nanik S Deyang Resmi Pimpin BGN, Gantikan Dadan Hindayana

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sudronesia – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional dengan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Keputusan tersebut diumumkan pada Selasa (2/6/2026) sebagai bagian dari evaluasi terhadap kinerja lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Sekretaris Negara menyampaikan bahwa pergantian pimpinan […]

  • 18 Tahun Forum Kota Gresik. Refleksikan dengan Diskusi apublik bertema Industri

    18 Tahun Forum Kota Gresik. Refleksikan dengan Diskusi apublik bertema Industri

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Forum Kota (Forkot) Gresik memperingati hari lahir nya ke 18 tahun mengiprahkan dir. menggelar diskusi publik bertajuk “Problem Eksklusi dalam Industrialisasi Strategis: Analisis Sinkronisasi Struktural dan Disparitas Spesialisasi SDM Lokal di Kabupaten Gresik”. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi atas pesatnya industrialisasi di Kabupaten Gresik yang dinilai belum sepenuhnya menghadirkan pemerataan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. […]

  • Ciptakan Generasi Melek Digital. SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Gandeng Disnaker.

    Ciptakan Generasi Melek Digital. SMK Mamba’ul Ihsan Gresik Gandeng Disnaker.

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sudronesia – SMK Mamba’ul Ihsan di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. Melalui kolaborasi langsung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik Pada Senin 25 Mei 2026 bertempat di ruang kelas SMK Mamba’ul Ihsan sekolah kejuruan ini memberikan pelatihan akses langsung Gresikerja agar selaras dengan […]

  • Grup Musik Legendaris Slank Kembali Rilis Lagu dan Album “Republik Fufufafa”, Angkat Kritik Sosial yang Tajam

    Grup Musik Legendaris Slank Kembali Rilis Lagu dan Album “Republik Fufufafa”, Angkat Kritik Sosial yang Tajam

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sudronesia – Grup band legendaris Indonesia, Slank kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air dengan merilis album terbaru bertajuk Republik Fufufafa. Album ke-26 dalam perjalanan karier mereka ini resmi diluncurkan pada 5 Juni 2026 di markas besar Slank, Gang Potlot, Jakarta Selatan. Kembalinya Slank melalui album Republik Fufufafa mendapat perhatian luas publik karena menghadirkan […]

  • Avicenna Jatim Minta Pemerintah Segera Evaluasi Koperasi Desa Merah Putih Sebelum Resmi Beroperasi

    Avicenna Jatim Minta Pemerintah Segera Evaluasi Koperasi Desa Merah Putih Sebelum Resmi Beroperasi

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Gresik – Lembaga Kebijakan Publik Avicenna Jawa Timur meminta pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebelum resmi beroperasi secara penuh. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan program yang digagas untuk memperkuat perekonomian desa itu tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Wakil Direktur Lembaga Kebijakan Publik Avicenna “Septian” […]

expand_less