Breaking News
light_mode
Beranda » DAERAH » Tuntutan 17+8 Terus Menggemah di berbagai media sosial

Tuntutan 17+8 Terus Menggemah di berbagai media sosial

  • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Nasional – Unggahan bertuliskan ’17+8 Tuntutan Rakyat’ ramai diserukan warganet melalui media sosial. Lantas, apa arti ’17+8 Tuntutan Rakyat’ itu?

Tuntutan tersebut muncul setelah serangkaian aksi demonstrasi di berbagai daerah sejak akhir agustus sampai awal september. Salah satu tuntutan massa aksi adalah memprotes kenaikan tunjangan DPR di tengah kenaikan pajak, efisiensi, dan isu-isu lainnya.

Massa juga menuntut pembubaran DPR. Keadaan diperparah dengan pernyataan beberapa Wakil Rakyat yang berada di DPR RI periode 2019-2024, diantaranya Ahmad Sahroni Politisi Partai Nasdem, Nava Urba Politisi Partai Nasdem, Uya Kuya Politisi Partai Amanat Nasioanal dan Eko Patrio politisi Partai Amanat Nasional dan masih banyak lagi. Ahmad Sahroni dalam wawancara menyebut bahwa pendemo yang menyuarakan pembubaran DPR sebagai ‘orang paling bodoh di dunia’.

Demonstrasi juga mengakibatkan Affan Kurniawan meregang nyawa. Pengemudi ojek online (ojol) itu tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat sedang bekerja di area demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025 malam.

Semenjak itu, gelombang demonstrasi semakin meluas hingga ke daerah-daerah. Belakangan, warganet menggemakan 17+8 Tuntutan Rakyat melalui medsos. Simak makna hingga isi lengkap 17+8 Tuntutan Rakyat berikut ini.

Makna 17+8 Tuntutan Rakyat

Tuntutan ini bertuliskan ’17+8 Tuntutan Rakyat: Transparansi, Reformasi, Empat’. Angka 17+8 melambangkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 bulan 8 atau Agustus.

Tuntutan itu muncul setelah diskusi online yang dilakukan beberapa pemengaruh seperti Jerome Polin, Cheryl Marcella, Salsa Erwina Hutagalung, Andovi Dalopez, Abigail Limuria, Fathia Izzati Malaka, dan Andhyta F Utami.

Mereka merangkum tuntutan dari berbagai organisasi dan suara rakyat yang kemudian menghasilkan “17+8 Tuntutan Rakyat”. Tuntutan ini berasal dari berbagai organisasi seperti YLBHI yang menghimpun aspirasi dari 211 organisasi masyarakat sipil, siaran pers Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), pernyataan sikap Ikatan Mahasiswa Magister Kenotariatan UI, dan Center for Environmental Law & Climate Justice Universitas Indonesia.

Selain dari organisasi, mereka juga memasukkan tuntutan demo buruh pada 28 Agustus 2025 dan 12 tuntutan rakyat menuju reformasi Transparansi & Keadilan oleh Reformasi Indonesia di Change.org.

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum genap sehari berganti pimpinan. Kantor BGN hari ini di geledah Kejagung

    Belum genap sehari berganti pimpinan. Kantor BGN hari ini di geledah Kejagung

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sudronesia – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kebon sirih, Jakarta Pusat Rabu (3/6). Belum ada keterangan rinci dari Kejagung tentang kasus apa yang sedang diusut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, petugas keamanan yang berjaga di depan kantor BGN, penyidik sudah mulai masuk sejak pukul 02.00 WIB dini […]

  • Tercatat sudah 17 negara memastikan tampil pada gelaran piala dunia 2026

    Tercatat sudah 17 negara memastikan tampil pada gelaran piala dunia 2026

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sudronesia, Sepakbola – Sampai september tercatat sudah 17 negara yang sudah memastikan lolos ke piala dunia 2026. Turnamen Piala Dunia 2026 ini akan menjadi edisi pertama Piala Dunia dengan format 48 tim.. pada turnamen kalin ini akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Hal ini memberikan kesempatan bagi lebih banyak negara dari berbagai belahan […]

  • Prabowo: Indonesia Akan Bikin Kejutan Tahun Depan, The Giant is Waking Up

    Prabowo: Indonesia Akan Bikin Kejutan Tahun Depan, The Giant is Waking Up

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sudronesia – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan Indonesia dengan menyatakan bahwa bangsa ini akan memberikan kejutan kepada dunia pada tahun depan. Dalam pidatonya saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, ia menegaskan bahwa Indonesia tengah memasuki fase kebangkitan sebagai kekuatan ekonomi dan industri global. “Tahun depan kita akan […]

  • Berikan Pembekalan dunia Kerja, SMK Mamba’ul Ihsan di Ujungpangkah Gandeng Langsung Dinas Tenaga Kerja Gresik

    Berikan Pembekalan dunia Kerja, SMK Mamba’ul Ihsan di Ujungpangkah Gandeng Langsung Dinas Tenaga Kerja Gresik

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sudronesia – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik menggandeng SMK Mambaul Ihsan dalam memberikan pembekalan kerja bagi para siswa yang akan lulus sebagai upaya mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri. Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah Pada Senin, 25 Mei Tahun 2026 tersebut diikuti seluruh siswa yang baru menyelesaikan jenjang pendidikan kejuaraan. Dalam kegiatan […]

  • Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    Ramai Dimedia Sosial. Gudang Garam PHK Karyawan

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) menerpa perusahaan rokok asal Kediri, PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Ini setelah sebuah video pendek viral di media sosial terkait kabar PHK masal yang terjadi di Gudang Garam. Dalam video viral tersebut, terlihat suasana haru perpisahan pekerja yang terdampak PHK. Mereka saling berjabat tangan, berpamitan dan berpelukan. Video itu mengundang […]

  • Mengapa Rupiah Terus Melemah?

    Mengapa Rupiah Terus Melemah?

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh: Redaksi Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bukanlah fenomena yang terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor global dan domestik yang saling memengaruhi. Dalam beberapa tahun terakhir, rupiah kerap berada di bawah tekanan, memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: mengapa mata uang Indonesia terus melemah? Salah satu penyebab […]

expand_less